Mobil minibus pengangkut pemudik ringsek ditabrak KA Batara Krisna di Sukoharjo
Sebuah mobil minibus yang mengangkut tujuh penumpang tertabrak kereta api Batara Kresna di palang perlintasan Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Elshinta.com - Sebuah mobil minibus yang mengangkut tujuh penumpang tertabrak kereta api Batara Kresna di palang perlintasan Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Empat dari tujuh penumpang meninggal dunia ditempat, sementara tiga lainnya dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Sukarno Sukoharjo.
Menurut kesaksian Diky Ontavianus, warga sekitar lokasi, peristiwa mobil minibus Daihatsu Sigra warna putih bernomor polisi B 2883 BYJ tertabrak kereta ini disertai suara benturan yang terdengar cukup keras. Posisi mobil sedang melintas saat palang mulai turun, sementara kereta api dari arah selatan atau arah Nguter menuju ke Sukoharjo sudah mendekati palang.
"Saat tabrakan saya masih berada di dalam rumah, suara duarrr dari tabrakan terdengar baru saya keluar," kata dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (26/3).
Ia menceritakan, sirine palang pintu juga terlambat berbunyi seiring dengan turunnya palang pintu setelah terjadi tabrakan. Mobil sendiri melintas dari arah timur di jalur lingkar timur hendak menuju ke jalur utama Solo - Wonogori dengan tujuan akhir Kabupaten Wonogiri.
"Mobil dari arah RSUD menuju terminal di barat palang pintu," ujarnya.
Dikatakan Diky Oktavianus, mobil dalam keadaan rusak berat dan terpental beberpa meter dari palang pintu. Penumpang yang terdiri dari tujuh orang, empat meninggal dunia ditempat sementara tiga luka-luka. Empat korban meninggal tiga perempuan dan satu orang laki-laki. Semua langsung dievakuasi ke rumah sakit saat petugas tiba dievakuasi.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun di lokasi, mobil ditemper kereta ini adalah kendaraan pemudik dari Jakarta menuju ke Wonogiri. Kapasitas mobil terisi penuh oleh dua keluarga yang hendak mudik dengan tujuan yang sama. Petugas kepolisian juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna menyelidiki unsur kelalaian dalam peristiwa ini. Termasuk kemungkinan unsur human error dari petugas penjaga palang pintu, sebab palang perlintasan tersebut resmi dan dijaga petugas.